Bab 1 : Putih abu-abu dan janji 2 remaja (2015)
Awal pertemuan kami bermula dari bangku SMA, kami duduk di kelas yang sama.
Sebenarnya kami tidak pernah menyangka, percakapan ringan berubah menjadi rasa. Setiap canda terasa lebih hangat dari sebelumnya, dan akhirnya menjadi cinta.
Bab 2 : Menjalin hubungan (Crisis & Stay)
Tahun-tahun berikutnya tidaklah mudah bagi kami. Beberapa orang berpendapat ini adalah "critical phase". Di fase ini kita menghadapi masing-masing ego, kecemburuan, jarak waktu yang memisahkan bahkan masa depan yang terasa kabur.
Tetapi, kami sadar bahwasanya hubungan harus dijaga dan diperjuangkan. Tidak ada kata menyerah.
Kami melewati hujan dan terik bersama. Setiap waktu mengajarkan arti cinta yang sesungguhnya — bukan sekadar rasa, tapi keputusan untuk tetap bertahan.
Bab 3 : Satu dekade dan satu janji baru (2025 & 2026)
(2025)
Tak ada naskah, tapi takdir menulis cerita kami dengan sempurna. Tepat 10 tahun perayaan kami, bukan lagi gelang hitam melainkan cincin yang melingkar di masing-masing jari manis kiri yang melambangkan kesetiaan dan janji.
(2026)
Dari tatapan pertama hingga janji selamanya. Dari chat biasa, lalu jadi kebiasaan dan kebutuhan. Setiap momen bersama adalah hadiah terindah.
Kini, kami siap untuk babak terindah selamanya. Kami percaya setiap akhiran akan membawa ke awalan yang baru. Cinta kami sederhana, tapi nyata.
Kami selalu berdoa, selain takdir dan campur tangan Tuhan, kami ingin hubungan ini sampai surga-Nya.
Menikah
Kini, dengan penuh rasa syukur dan bahagia kami siap mengikat janji suci dan mempersembahkan kisah cinta ini untuk menjadi perjalanan seumur hidup pada 04 Januari 2026. Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karena berjodoh lah maka kami dipertemukan. Sebagaimana yang perna dikatakan oleh Sayidina Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu.”
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: