Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya
berpasang-pasangan.
Ya Allah perkenankanlah kami menikahkan putra-putri kami:
Putra kedua dari
Bapak Kompol (Purn.) Drs. H. Mujiono
& Ibu Alm. Nurlaelah
Putri tunggal dari Bapak Matnasir
& Ibu Siti Khoiriyah



Tahun inilah awal mula perjalanan kita, dengan pertemuan pertama sebagai senior dan junior di satu jurusan Fisioterapi, Universitas Airlangga. Wildan sbg senior ditugaskan menjadi PJ yg memimpin salah satu kelompok junior dalam ospek jurusan. Sedangkan, Alya sbg junior yg kebetulan menjadi salah satu anggota didalam kelompok tsb. Interaksi kita menjadi semakin dekat, dimulai dari membicarakan terkait penugasan kelompok hingga hal lain yg membuat kita tertarik dan ingin mengenal satu sama lain.




Kita akhirnya mencoba untuk memperjelas arah hubungan ini dg menetapkan tgl 23 Juni 2020 sbg hari resmi jadian. Tak lama kemudian kita memutuskan untuk lebih terbuka dg saling memperkenalkan diri dan lebih sering berkunjung ke rumah masing-masing. Beberapa bulan berlalu, masa pandemi mulai membatasi frekuensi pertemuan kita dan berujung pada LDR.





Banyak hal yg mewarnai hubungan ini mulai dari masalah perkuliahan, keluarga, aktualisasi diri, pekerjaan, sampai peristiwa duka dengan meninggalnya dua sosok terpenting bagi kami berdua, terkhusus Wildan yaitu Mama dan Nenek. Semua kejadian baik dan buruk di 2 tahun ini memberikan beragam warna dalam hubungan kita , kita saling menguatkan dan mendukung satu sama lain, bersama mengambil makna dan hikmah dari banyaknya peristiwa yg terjadi. Kita juga mulai belajar untuk lebih mengenal satu sama lain dg meninggalkan ego masing-masing, mencoba memahami dua sudut pandang dan dua sifat yg bertolak belakang, menyelaraskan langkah dan irama hubungan ini meskipun keraguan masih jelas terasa dalam pribadi masing-masing.




Kian lama, Kian dekat, Kita mulai saling bergantung satu sama lain dan memantapkan hati untuk membawa hubungan ini ke dalam ikatan pernikahan. Harapan & doa semakin sering diuntai sembari memohon jawaban terbaik dari sang pemilik hati, juga memohon izin dan restu kepada kedua orang tua untuk mengiringi niat langkah ibadah terpanjang kita.




Dengan penuh harapan kita memohon doa yg setulus-tulusnya dari kalian semua, sebagai teman dan keluarga dalam momen sakral menjadi awal bagi Wildan dan Putri. Dua Orang, Dua Pribadi , dan Dua Sudut Pandang yg berbeda untuk menjadi "Satu" dalam ikatan pernikahan.
Tanpa mengurangi rasa hormat.
Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i serta kerabat sekalian untuk menghadiri acara pernikahan kami :

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami sekeluarga apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai. Atas kehadiran serta doa restu, kami ucapkan terima kasih..
Keluarga Besar Kedua Mempelai