Febri
Achmad Dwi Febriansyah, S.T.
Putra kedua dari:
Bapak Nur Arifin & Ibu Nurifah, S.Pd.
Nisa'
Dr. Hizbin Nisa' Karimah, M.Pd.
Putri pertama Bapak Akhlakul Karim (Alm)
& Ibu Farikhah, S.Pd.
First Meet
Sebuah pertemuan sederhana yang tidak pernah kami sangka akan menjadi awal dari cerita sepanjang ini.
Kami pertama kali berkenalan saat liburan wisuda SMP 2014.
Berawal dari kecanggungan, kemudian menjadi teman dekat, berbagi cerita, tawa, dan banyak kenangan kecil yang sampai hari ini masih tersimpan indah di hati.
Siapa sangka, seseorang yang awalnya hanya kami kenal, akhirnya menjadi seseorang yang ingin kami temui setiap hari.
Relationship
Seiring berjalannya waktu, rasa nyaman perlahan berubah menjadi rasa sayang.
Hari demi hari kami lalui bersama, menciptakan begitu banyak cerita yang tidak semuanya mudah untuk dilalui.
28 Juni 2014 menjadi tanggal bersejarah, ketika kami memutuskan untuk memulai sebuah hubungan.
Ada tawa, ada bahagia, ada pertengkaran, bahkan ada air mata.
Namun dari setiap kenangan itulah kami belajar bahwa cinta bukan tentang perjalanan yang selalu sempurna, melainkan tentang dua hati yang tetap memilih untuk bertahan.
Engagement
Waktu terus berjalan, dan tanpa terasa begitu banyak tahun telah kami lewati bersama.
Dari yang dulu hanya saling mengenal, kini kami sampai pada sebuah keputusan besar dalam hidup.
1 November 2025 menjadi hari ketika kami mengikat sebuah keseriusan dan memantapkan hati untuk melangkah ke jenjang berikutnya.
Setelah semua kenangan yang kami lalui, kami sadar bahwa orang yang selama ini menemani perjalanan, ternyata adalah orang yang ingin kami jadikan teman perjalanan seumur hidup.
Married
Dan akhirnya, perjalanan panjang itu akan sampai pada sebuah hari yang begitu kami nantikan.
22 Agustus 2026 akan menjadi awal dari cerita baru kami sebagai suami dan istri.
Bertahun-tahun telah berlalu sejak pertama kali kita bertemu.
Begitu banyak kenangan telah tercipta, begitu banyak cerita telah kita lewati, dan begitu banyak hal yang telah mengajarkan kita arti mencintai dan mempertahankan.
Dari dua orang yang dahulu hanya saling mengenal, menjadi dua hati yang saling memilih.
Kini bukan lagi tentang berapa lama kita telah bersama,
tetapi tentang berapa lama lagi kita akan terus bersama.
Semoga semua kenangan yang telah kita lalui menjadi bagian terindah dari perjalanan kita, dan semoga setelah hari ini, kita kembali menciptakan jutaan kenangan baru—bersama, sampai tua, sampai selamanya. 🤍
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: