Atho'
Ananda Athoillah, S.M.
Putra pertama dari
Bapak Agus Hendy Kristiawan, S. Pd.
& Ibu Anis Kurnia Rahmah Wati, S. Pd.
Hurin
Nur Mazaya Hurin In, S.H.
Putri kelima dari
Bapak Drs. Sulisno Madjid (Alm)
& Ibu Dra. Ummi Salamah
Pertemuan
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Mulanya kami dikenalkan dan tidak ada salahnya untuk dijalani saja dulu, karena kami tidak bisa mengetahui kepada siapa kami akan jatuh cinta. Awal tahun baru, tepat di 04 Januari 2024 merupakan awal kami saling berkenalan hingga akhirnya dua bulan setelah berkenalan Mas Bimo memutuskan untuk menemui saya. Jarak bukanlah penghalang bagi mereka yang mengusahakan, mungkin ini quote yang cocok untuk Mas Bimo yang saat itu sedang bertugas di Medan dan memutuskan untuk menemui saya pertama kali di Semarang, Kota dimana saya sedang menempuh pendidikan. Layaknya “Red String Theory”, tanpa kami sadari semua sudah tersusun dengan sangat rapi oleh sang maha kuasa. Open Ship KRI Bima Suci di Banyuwangi 2019, menjadi saksi pertama kali kami bertemu yang pada saat itu tidak saling kenal dan ternyata kami sudah perna berfoto bersama. Saat itu, Mas Bimo sedang menempuh pendidikan sebagai Taruna AAL tingkat III dan saya sebagai siswi SMA kelas II.
Hubungan
Singkat cerita seiring berjalannya waktu kami memutuskan berkomitmen untuk mencapai tujuan dan membangun hubungan yang berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan kedatangan Mas Bimo menemui Orang Tua saya untuk mengutarakan niat baiknya dan meminta izin untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius serta memperkenalkan saya kepada kedua Orang Tua dan Keluarganya. Memang tidak ada tanggal jadian atau kata pacaran tapi Tuhan mentakdirkan kita untuk bersama. Perjalanan cinta kami penuh dengan cerita indah dan rasa rindu yang terpisah oleh jarak. Namun di setiap hari dan setiap langkah yang kami lalui selama kurang lebih dua tahun, cinta tumbuh dan semakin kuat membawa kedamaian dan kehangatan bagi kami berdua.
Lamaran
Kehendak-Nya menuntun kami pada sebuah ikatan yang tak perna di sangka hingga akhirnya membawa kami pada sebuah ikatan suci yang dicintai-Nya. Pada tanggal 24 Oktober 2025 tepat di hari Ulang Tahun saya, kami melangsungkan acara lamaran sebagai tanda keseriusan niat kami untuk menikah.
Menikah
Kini, dengan penuh rasa syukur dan bahagia kami siap mengikat janji suci dan mempersembahkan kisah cinta ini untuk menjadi perjalanan seumur hidup pada 04 Januari 2026. Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karena berjodoh lah maka kami dipertemukan. Sebagaimana yang perna dikatakan oleh Sayidina Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu.”
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: